Canonization of Four Indonesian Contemporary Novels Written in the 21st Century: Questioning Public Recognition and Acceptance towards the Ideas of Feminism

Berikut pindaian dari artikel termaksud:

JLL volume 5 No 1 2014

atau dapat juga diunduh lewat situs jejaring akademis academia.edu berikut ini:

Canonization_of_Four_Indonesian_Contemporary_Novels_Written_in_the_21st_Century_Questioning …

Meskipun ada kritikan dari sebuah paper yang ditulis oleh Uli Kozok mengenai proses seleksi dan editorial jurnal dan baru pada kuartal pertama 2015 jurnal ini diduga berpotensi sebagai jurnal mandiri di dalam daftar Beall namun hingga awal December 2014 Journal of Language and Literature masih resmi ada secara daring sebagaimana diinformasikan oleh GEORGETOWN UNIVERSITY LIBRARY (link) dan juga terindeks di dalam SCOPUS (link) dengan H Index 1.

Scopus – Author details (Suyitno)

Scopus – Journal of Language and Literature

Tidak semua artikel di dalam Journal of Language and Literature bermasalah sebagaimana beberapa artikelnya menjadi referensi di beberapa buku dan artikel sebagai misal tulisan dari Abdulaziz Ibrahim Fageeh dengan judul EFL LEARNERS’ USE OF BLOGGING FOR DEVELOPING WRITINGSKILLS AND ENHANCING ATTITUDES TOWARDS ENGLISHLEARNING: AN EXPLORATORY STUDY yang dapat diakses lewat academia.edu lewat tautan ini. Tulisan ini menjadi rujukan di 26 terbitan lainnya bahkan menjadi rujukan tulisan yang diterbitkan juga di dalam publikasi terbitan Taylor and Francis. Lepas dari itu, menyandarkan tahbis bagus tidaknya sebuah jurnal atau penerbit hanya memakai daftar Beall sebenarnya problematis. Metodologi yang dipakai oleh Beall sebenarnya mendapat kritikan sebagaimana misal ditulis oleh Walt Crawford lewat tulisan dengan judul “Ethics and Access 1: The Sad Case of Jeffrey Beall”.

Tulisan-tulisan lainnya yang melihat kasus Jeffrey Beall dengan lebih hati-hati dapat ditengok pada kumpulan tulisan “Perkara yang Disulut Jeffrey Beall”.

Tulisan Terbaru Saya bersama Kolega dari UMS Surakarta

TUGAS AKHIR PEMBEKALAN ASESOR PLPG TAHUN 2013

TUGAS AKHIR

PEMBEKALAN ASESOR PLPG TAHUN 2013

======

PENYUSUNAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAHASA INDONESIA

BERBASIS KURIKULUM 2013

==============

DISUSUN 

Dr. Suyitno, M.Pd.

FKIP Universitas Sebelas Maret 

 

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI

FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET

15-16 Agustus 2013

============================================================================ 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

                                         Satuan Pendidikan        :    SMA

Kelas/Semester           :    10 / 2

Mata Pelajaran            :    Bahasa Indonesia

Topik                          :    Bernegoisasi  melalui Surat Penawaran

Jumlah Pertemuan       :    3 x 45 menit

A.  Kompetensi Inti

1.   Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya.

2.   Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3.   Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang  ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4.   Mengolah,  menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.  Kompetensi Dasar

2.4   Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, peduli, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk bernegosiasi dalam perundingan.

3.1   Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan

3.2   Menganalisis teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi  baik melalui lisan maupun tulisan

3.3   Mengevaluasi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi  berdasarkan kaidah-kaidah teks baik melalui lisan maupun tulisan

4.2     Memproduksi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat  baik secara lisan maupun tulisan.

4.3     Menyunting teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi  sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan.

C.  Indikator Pencapaian Kompetensi

5.1     Membuat pedoman bernegosiasi mengenai lingkungan, perdagangan, dan kewirausahaan dalam teks lisan dan tulis dengan tahapan yang benar; pertanyaan masalah, berunding dengan argumen untuk memperoleh kesepakatan dalam perundingan.

5.2     Melakukan negosiasi dengan mitra mengenai lingkungan, perdagangan, dan kewirausahaan dengan tahapan yang benar.

5.3     Menyampaikan salam pembuka dalam  negosiasi dengan bahasa yang baik dan benar.

5.4     Menyatakan permasalahan lingkungan, perdagangan, kewirausahaan  dalam teks negoisasi.

5.5     Berunding dengan melakukan tanya jawab kepada narasumber dengan topik lingkungan, perdagangan, dan kewirausahaan melalui penggunaan teks negoisasi.

D.  Tujuan Pembelajaran

1.   Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat menunjukkan perilaku jujur, disiplin, peduli, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk bernegosiasi dalam perundingan.

2.   Setelah membaca contoh teks surat penawaran dan mendiskusikannya, siswa dapat memahami struktur dan kaidah teks surat penawaran , baik melalui lisan maupun tulisan.

3.   Setelah berdiskusi dan berlatih, siswa dapat memproduksi surat penawaran dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.

  1. Siswa dapat mengalisis teks surat penawaran  baik melalui lisan maupun tulisan
  2. Siswa dapat mengevaluasi teks surat penawaran  berdasarkan kaidah-kaidah teks baik melalui lisan maupun tulisan.

6.   Siswa dapat memproduksi teks surat penawaran yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat  baik secara lisan maupun tulisan.

7    Siswa dapat menyunting teks surat penawaran sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan.

E.   Materi Pembelajaran

a.   Kaidah bahasa Indonesia

b.   Contoh surat penawaran

c.   Struktur surat penawaran

d.   Membaca pola surat

F    Alokasi Waktu

3 x 45 menit

 

G.  Pendekatan dan Metode  Pembelajaran

Pendekatan Saintifik, metode  diskusi,  tanya jawab, penugasan,  dan presentasi

H.  Kegiatan Pembelajaran

  1. 1.      Pertemuan Pertama
    1. Kegiatan Pendahuluan

1)   Siswa merespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2)   Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3)   Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

  1. Kegiatan Inti

1)   Untuk membangun konteks pembelajaran, dengan sikap responsif, peduli,  dan santun siswa mengamati  teks surat penawaran.

2)   Guru menstimulasi siswa untuk bertanya tentang teks surat penawaran.

3)   Dengan sikap responsif, santun, penuh tanggung jawab dan percaya diri siswa diskusi kelompok mengidentifikasi  teks surat penawaran tersebut berdasarkan struktur dan ciri-ciri bahasa yang telah dipahami.

4)   Dengan sikap  santun dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, siswa menjawab/mengajukan pertanyaan terkait contoh surat penawaran.

5)   Siswa dalam kelompok mencoba membuat teks negosiasi melalui surat penawaran.

6)   Dengan sikap responsif, santun, dan penuh tanggung jawab siswa kerja kelompok membuat surat penawaran dagang beserta jawabannya berdasarkan struktur dan kaidah penggunaan bahasa Indonesia.

7)   Perwakilan siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

  1. Kegiatan Penutup

1)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran.

2)   Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat memahami isi teks surat penawaran.

3)   Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan dalam memahami isi teks surat penawaran.

4)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa menyimak informasi mengenai rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

  1. 2.      Pertemuan Kedua
    1. Kegiatan Pendahuluan

1)   Siswa merespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.

2)   Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3)   Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

  1. Kegiatan Inti

1)   Dengan sikap responsif, santun dan cermat siswa mengamati  teks surat penawaran hasil karya teman/kelompok lain.

2)   Dengan santun dan menggunakan bahasa Indonesaia yang baik dan benar, siswa bertanya hal-hal yang berhubungan dengan cara menelaah teks surat penawaran.

3)   Dengan sikap tanggung jawab, responsif dan santun, siswa berdiskusi untuk menelaah teks surat penawaran yang telah ditulis teman/kelompok lain dari segi struktur dan bahasanya.

4)   Dengan sikap tanggung jawab, santun, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar salah satu perwakilan kelompok melaporkan hasil diskusinya

5)   Kelompok lain menanggapi dengan responsif dan santun.

  1. Kegiatan Penutup

1)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran

2)   Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat memahami cara menelaah teks surat penawaran.

3)   Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan dalam memahami cara menelaah teks surat penawaran.

4)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa menyimak informasi mengenai rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

  1. 3.    Pertemuan ketiga
    1. Kegiatan Pendahuluan

1)   Siswa merespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya

2)   Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan

3)   Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan

  1. Kegiatan Inti

1)   Dengan sikap responsif, santun dan cermat siswa mengamati  teks surat penawaran hasil karya teman/kelompok lain yang sudah merupakan hasil penelaahan.

2)   Dengan sikap tanggung jawab, responsif dan santun, siswa berdiskusi untuk merevisi teks surat penawaran yang  ditulis teman/kelompok lain yang sudah merupakan hasil penelaahan.

3)   Dengan sikap tanggung jawab, santun, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar salah satu perwakilan kelompok melaporkan hasil diskusinya.

4)   Kelompok lain menanggapi dengan responsif dan santun.

  1. Kegiatan Penutup

1)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran.

2)   Bersama guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami saat merevisi teks surat penawaran hasil penelaahan.

3)   Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan dalam merevisi teks surat penawaran hasil penelaahan.

4)   Dengan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa menyimak informasi mengenai rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

I.    Penilaian

1.   Penilaian Proses

No

Aspek yang dinilai

Teknik

Penilaian

Waktu

Penilaian

Instrumen

Penilaian

Keterangan

1

2

3

4

5

Religius

Tanggung jawab

Peduli

Responsif

Santun

Pengamatan Proses Lembar  Pengamatan

2.  Penilaian Hasil Belajar

Indikator

Pencapaian Kompetensi

Teknik Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

Mengidentifikasi  struktur isi dan ciri bahasa teks surat penawaran Tugas kelompok Unjuk kerja
  1. Identifikasikanlah dan jelaskan struktur isi dan ciri bahasa surat penawaran!
Menjawab pertanyaan terkait isi teks surat penawaran Tes tertulis Uraian bebas
  1. Jelaskan isi teks surat penawaran  berikut!
Membuat teks surat penawaran dagang dan jawabannya Tugas kelompok Unjuk kerja
  1. Buatlah teks surat penawaran  dagang dan jawabannya dengan menggunaan ejaan dan struktur bahasa Indonesia yang baik!
Menelaah teks surat penawaran yang ditulis oleh teman/kelompok lain  dari aspek ejaan dan  struktur bahasa Tugas kelompok Uji petik kerja
  1. Telaahlah teks surat  penawaran yang ditulis oleh teman/kelompok lain  dari aspek ejaan dan struktur bahasa!
Merevisi  teks surat penawaran yang ditulis oleh  kelompok lain hasil penelaahan Tugas kelompok

Presentasi

Unjuk kerja
  1.  Revisilah teks surat penawaran yang ditulis oleh teman/ kelompok lain hasil penelaahan!
    1. Presentasikan  hasil revisi teks suarat penawaran  yang ditulis oleh  kelompok lain hasil penelaahan di depan kelas!

PEDOMAN PENSKORAN

 

Soal nomor 1:

Aspek

Skor

Siswa mengidentifikasi struktur isi dan ciri bahasa teks surat penawaran
  • Jawaban sempurna

5

  • Jawaban kurang sempurna

3

  • Jawaban tidak sempurna

1

SKOR MAKSIMAL

5

Soal nomor 2:

Aspek

Skor

Siswa menjawab pertanyaan
Jawaban betul

1

Soal nomor 3 – 5:

Rubrik Penilaian Kemampuan Membuat, Menelaah  dan Merevisi Teks Surat Penawaran

No.

Aspek yang Diamati

Rincian

3

2

1

1.

Isi

Apakah isi sudah sesuai dengan isi surat penawaran?

Sesuai

kurang sesuai

Tidak sesuai

2.

Kesalahan struktur kalimat

  • Apakah tidak ada kesalahan struktur kalimat?
  • Apakah pilihan kata  menggunakan istilah denotatif (objektif)?

Tidak terdapat kesalahan struktur kalimat atau pilihan kata

terdapat maksimal 2 kesalahan

Lebih dari 3 kalimat

3.

Ketepatan penulisan ejaan dan tanda baca

  • Apakah tidak ada kesalahan dalam penulisan ejaan dan tanda baca?

Tidak terdapat kesalahan  penggunaan tanda baca/ ejaan

terdapat maksimal 3 kesalahan

terdapat lebih dari 3 kesalahan penggunaan tanda baca/ ejaan

Surakarta, 15 Agustus 2013

Mengetahui

Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah

Dr. Suyitno, M.Pd.

NIP 19520122 198003 1 001

===================================================================================

LAMPIRAN RPP

  1. 1.       LEMBAR PENGAMATAN

 

LEMBAR PENGAMATAN  SIKAP

 

Mata Pelajaran                    :  Bahasa Indonesia

Kelas/Semester                   :  X/2

Tahun Ajaran                       :  2013/2014

Waktu Pengamatan            :  …………………..

Sikap  yang diintegrasikan dan dikembangkan adalah perilaku religius, jujur, tanggung jawab dan santun Indikator perkembangan sikap perilaku religius, jujur, tanggung jawab dan santun

  1. BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas
  2. MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
  3. MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas yang  cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
  4. MK (membudaya) jika menunjukkan adanya  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

No. Nama Siswa

Religius

Jujur

Tanggung jawab

Santun

BT

MT

MB

MK

BT

MT

MB

MK

BT

MT

MB

MK

BT

MT

MB

MK

1.

2.

3.

4.

5.

Keterangan:

5         = kurang

6         = sedang

7         = baik

8         = sangat baik

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai